Ainul Mardiati: Pendampingan Anak Korban Vini Perlu Strategi Khusus

Kepala UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Bengkulu, Ainul Mardiati menyatakan sudah mendapat informasi bahwa pihak Dinas Pemberdayaan Perempuan Pelindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Rejang Lebong akan melakukan pendampingan.

Terhadap anak Vini korban pembunuhan oleh suami sendiri di Kecamatan Binduriang Kabupaten Rejang Lebong beberapa waktu yang lalu.

“Karena situasi saat ini masih panas, dan kondisi kedua keluarga juga masih belum bagus, maka dalam pendampingan akan ada strategi khusus. Pendamping meminta didampingi juga oleh pihak Bhabinsa atau pihak Polres setempat,” ungkap Ainul.

Pendampingan difokuskan kepada anak korban karena untuk kasus Vini ini korban sudah meninggal dunia.

Pendekatan untuk pendampingan anak korban kasus pembunuhan sendiri menurut Ainul bisa melalui pendekatan pribadi ataupun pendekatan holistik.

“Dari situ nanti akan diketahui si anak butuhnya apa, kalau ada trauma dan anak butuh Psikolog, maka kita akan adakan Psikolog untuk memulihkan traumanya,” ungkap Ainul.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunbengkulu.com dengan judul Ainul Mardiati: Pendampingan Anak Korban Vini Perlu Strategi Khusus , https://bengkulu.tribunnews.com/2022/03/31/ainul-mardiati-pendampingan-anak-korban-vini-perlu-strategi-khusus.
Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina

Artikel ini telah tayang di Tribunbengkulu.com dengan judul Ainul Mardiati: Pendampingan Anak Korban Vini Perlu Strategi Khusus , https://bengkulu.tribunnews.com/2022/03/31/ainul-mardiati-pendampingan-anak-korban-vini-perlu-strategi-khusus.
Penulis: Beta Misutra | Editor: Yunike Karolina

Komentar