Merokok  menjadi kebiasaan yang sangat umum dan meluas di masyarakat.Asap rokok terdiri dari 4.000 bahan kimia dan 200 di antaranya bersifat racun. Antara lain karbon monoksida dan polycyclic aromatic hydrocarbon yang mengandung zat-zat pemicu terjadinya kanker (seperti tar, benzopyrenes, vinyl chloride, dan nicotine).

Nikotin merupakan alkaloid yang bersifat stimulan dan pada dosis tinggi beracun. Zat ini hanya ada dalam tembakau, sangat adiktif, dan mempengaruhi otak/susunan saraf. Dalam jangka panjang, nikotin akan menekan kemampuan otak untuk mengalami kenikmatan, sehingga perokok akan selalu membutuhkan kadar nikotin yang semakin tinggi untuk mencapai tingkat kepuasan dan ketagihannya.

Perilaku merokok merupakan perilaku yang berbahaya bagi kesehatan, tetapi masih banyak orang yang melakukannya. Bahkan orang mulai merokok ketika mereka masih remaja. Sejumlah studi menegaskan bahwa kebanyakan perokok mulai merokok antara umur 11 dan 13 tahun dan 85% sampai 95 % sebelum umur 18 tahun.

Rokok merupakan salah satu bahan adiktif artinya dapat menimbulkan ketergantungan bagi pemakainya. Rokok menyebabkan kecanduan. Rokok juga memiliki dampak yang sangat tidak sehat terhadap kesehatan terhadap Penduduk, Menurut KPAI (2013), semua ahli kesehatan termasuk World Health Organization (WHO) menyimpulkan bahwa secara kesehatan rokok banyak menimbulkan dampak negatif lebih lagi bagi anak-anak dan masa depannya.

Menurut WHO pada tahun 2015 di Indonesia di perkirakan 36% atau sekitar 60 juta  Penduduk Indonesia yang merokok secara rutin.

Diperkirakan WHO di Indonesia pada tahun 2025 akan meningkat hingga 90% Penduduk Indonesia menjadi perokok aktif.

Penyakit yang berhubungan dengan merokok adalah penyakit yang diakibatkan langsung oleh merokok atau diperburuk keadaannya dengan merokok.Penyakit yang menyebabkan kematian para perokok antara lain penyakit jantung Kongestive,Trombosis koroner jantung, Kanker dan Bronkitis atau radang cabang tenggorokan.Selain itu ada juga penyakit akibat merokok antara lain : Rambut Rontok, Katarak (Pandangan kabur), Karies (kerusukan gigi), kulit keriput, Kanker kulit, Hilangnya pendengaran, Osteoporosis(Tulang keropos),Emphyseme(Penyumbatan paru), Kanker(Paru-paru, Hidung, Mulut, Kandung kemih, Anus, Payudara), Diskolori Jari-jari, Tukak lambung,Kanker Uterus, Psoriasis, Penyakit Buerger.

Selain itu ada merokok juga memiliki dampak terhadap kesehatan gigi dan rongga mulut, yang mana mulut adalah organ tubuh manusia yang pertama kali dan paling banyak dampak merokok pada gigi dan mulut adalah :

  1. Meningkatnya penumpukkan plak dan karang gigi
  2. Perubahan warna gusi
  3. Peradangan pada gusi
  4. Penebalan pada lidah yang menyebabkan penurunan indra perasa
  5. Mulut terasa kering
  6. Bau mulut

Diatas hanya beberapa dari efek merokok pada gigi dan mulut, belum lagi jika terjadi keganasan pada daerah mulut yang sangat banyak terjadi pada perokok.Tanpa melihat apakah merokok adalah budaya dan tradisi Indonesia, merokok berbahaya untuk kesehatan.

 

by.Bidang PPKB seksi Ketahanan Keluarga

 

 

 

 

 

 

 

Komentar