Day: November 18, 2021

Berikut hasil pencarian Anda. Jika Anda tidak menemukan yang Anda cari, coba gunakan kata kunci lain

Tim DPPPAPPKB

“Optimis Bengkulu Maju”

BENGKULU – Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 53 Provinsi Bengkulu tampak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini, dengan mengusung tema “Optimis Bengkulu Maju”, kegiatan dilaksanakan di dua tempat berbeda. Kegiatan utama dilaksanakan di Lapangan Desa Karya Pelita Kecamatan Marga Sakti Sebelat Kabupaten Bengkulu Utara yang dihadiri langsung Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah. Sementara kegiatan kedua berupa upacara dilaksanakan di Halaman Balai Raya Semarak, Wakil Gubernur Bengkulu bertindak sebagai pimpinan upacara. Hal ini dilakukan tidak terlepas dari musibah pandemi COVID-19 yang merubah tatatan sosial dan ekonomi masyarakat selama hampir 2 tahun. Untuk itu, Gubernur Rohidin ingin pastikan bahwa semua kegiatan sosial kemasyarakatan apalagi yang berbasis seni budaya, sudah bisa dilaksanakan kembali dengan baik dan penuh kemeriahan. “Aktivitas masyarakat kita buka dengan tetap patuh pada protokol kesehatan. Di sini kita bangun optimisme bangkit kegiatan sosial kemasyarakatan dimulai dari desa dengan pegelaran seni budaya,” jelas Gubernur Rohidin, Kamis (18/11). “Saya sungguh mengapresiasi budaya yang ada di Bengkulu Utara, ada Reog Jaranan, ada Gandai Suku Pekal, ada Kejai Suku Rejang, yang jika dikolaborasikan dan ditampilkan dengan baik, maka akan mengakselerasi kegiatan sosial ekonomi masyarakat,” sambungnya. Rohidin menyampaikan komitmennya untuk terus menjaga, melindungi, melestarikan dan mengembangkan budaya Bengkulu. “Saya berkomitmen untuk mengembangkan, melindungi dan melestarikan budaya Bengkulu. Ini kita semua kembangkan dan elaborasi dengan baik,” kata mantan Wakil Bupati Bengkulu Selatan ini. Dia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat Bumi Rafflesia untuk menjaga dan melanjutkan pembangunan “Kita semua punya kewajiban untuk menjaga dan melanjutkan pembangunan ini, maka kepada generasi muda Bengkulu, mari kita bangun semangat optimisme, rasa persaudaraan dan kebersamaan,” ajak Rohidin. Bukan hanya itu, Rohidin pun mengajak masyarakat menjaga kelestarian sumber daya alam Bengkulu. “Mari kita jaga kelestarian sumber daya alam yang kita miliki dan kita pastikan di masa yang akan datang, di bawah kepemimpinan kita bersama Bengkulu akan Maju Sejahtera dan Hebat,” terangnya penuh semangat. Lanjut Gubenur Bengkulu ke-10 ini, momentum HUT ke 53 Bengkulu, dirinya mewakili masyarakat menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pendiri Bengkulu dan pendahulu atas kontribusinya. “Saya mewakili seluruh masyarakat Bengkulu, tentu kita sangat berterima kasih kepada para pendiri provinsi ini, kepada Gubernur dan Wagub, Ketua DPRD dan anggota pada zamannya. Mereka telah memberikan sumbangsih pengabdian yang luar biasa untuk daerah ini,” imbuhnya. Dengan berkurang kasus COVID-19 di Bengkulu, Rohidin juga memastikan semua agenda kegiatan pembangunan dapat kembali dilaksanakan, sesuai dengan skala prioritas anggaran yang tersedia dan aspirasi masyarakat Provinsi Bengkulu. “Saya ingin memastikan pemerataan pembangunan dari sisi infrastruktur dan membuka keterisolasian Bengkulu yang bisa menggerakkan ekonomi masyarakat kembali dapat kita tunaikan dengan baik,” pungkasnya. Senada juga dikatakan Wagub Rosjonsyah, bahwa HUT ke 53 Bengkulu menjadi mementum untuk terus semangat bangkit dari COVID-19. Ucapan terima kasih disampaikan Wagub Rosjonsyah kepada seluruh pihak, baik Forkopimda maupun pihak swasta yang membantu mengendalikan COVID-19 dan memulihan ekonomi dan kepada para atlet yang telah berhasil meraih prestasi terbaik di PON XX Papua. Pada momentum ini dilaksanakan vaksinasi 53.000 dosis untuk 9 kabupaten 1 kota se provinsi Bengkulu. Termasuk penganugerahan Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya dan penyerahan penghargaan kepada para Pemenang Lomba Desa/ Kelurahan Tertib Administrasi Kependudukan Tahun 2021, pemenang Lomba Inovasi Teknologi Tahun 2021 serta penghargaan kepada Pelaku Dunia Usaha/ Perusahaan yang Peduli Pada Penanganan Masalah Sosial di Provinsi Bengkulu. (MC)

BAHAYA MEROKOK PAGI PENDUDUK

Merokok  menjadi kebiasaan yang sangat umum dan meluas di masyarakat.Asap rokok terdiri dari 4.000 bahan kimia dan 200 di antaranya bersifat racun. Antara lain karbon monoksida dan polycyclic aromatic hydrocarbon yang mengandung zat-zat pemicu terjadinya kanker (seperti tar, benzopyrenes, vinyl chloride, dan nicotine). Nikotin merupakan alkaloid yang bersifat stimulan dan pada dosis tinggi beracun. Zat ini hanya ada dalam tembakau, sangat adiktif, dan mempengaruhi otak/susunan saraf. Dalam jangka panjang, nikotin akan menekan kemampuan otak untuk mengalami kenikmatan, sehingga perokok akan selalu membutuhkan kadar nikotin yang semakin tinggi untuk mencapai tingkat kepuasan dan ketagihannya. Perilaku merokok merupakan perilaku yang berbahaya bagi kesehatan, tetapi masih banyak orang yang melakukannya. Bahkan orang mulai merokok ketika mereka masih remaja. Sejumlah studi menegaskan bahwa kebanyakan perokok mulai merokok antara umur 11 dan 13 tahun dan 85% sampai 95 % sebelum umur 18 tahun. Rokok merupakan salah satu bahan adiktif artinya dapat menimbulkan ketergantungan bagi pemakainya. Rokok menyebabkan kecanduan. Rokok juga memiliki dampak yang sangat tidak sehat terhadap kesehatan terhadap Penduduk, Menurut KPAI (2013), semua ahli kesehatan termasuk World Health Organization (WHO) menyimpulkan bahwa secara kesehatan rokok banyak menimbulkan dampak negatif lebih lagi bagi anak-anak dan masa depannya. Menurut WHO pada tahun 2015 di Indonesia di perkirakan 36% atau sekitar 60 juta  Penduduk Indonesia yang merokok secara rutin. Diperkirakan WHO di Indonesia pada tahun 2025 akan meningkat hingga 90% Penduduk Indonesia menjadi perokok aktif. Penyakit yang berhubungan dengan merokok adalah penyakit yang diakibatkan langsung oleh merokok atau diperburuk keadaannya dengan merokok.Penyakit yang menyebabkan kematian para perokok antara lain penyakit jantung Kongestive,Trombosis koroner jantung, Kanker dan Bronkitis atau radang cabang tenggorokan.Selain itu ada juga penyakit akibat merokok antara lain : Rambut Rontok, Katarak (Pandangan kabur), Karies (kerusukan gigi), kulit keriput, Kanker kulit, Hilangnya pendengaran, Osteoporosis(Tulang keropos),Emphyseme(Penyumbatan paru), Kanker(Paru-paru, Hidung, Mulut, Kandung kemih, Anus, Payudara), Diskolori Jari-jari, Tukak lambung,Kanker Uterus, Psoriasis, Penyakit Buerger. Selain itu ada merokok juga memiliki dampak terhadap kesehatan gigi dan rongga mulut, yang mana mulut adalah organ tubuh manusia yang pertama kali dan paling banyak dampak merokok pada gigi dan mulut adalah : Meningkatnya penumpukkan plak dan karang gigi Perubahan warna gusi Peradangan pada gusi Penebalan pada lidah yang menyebabkan penurunan indra perasa Mulut terasa kering Bau mulut Diatas hanya beberapa dari efek merokok pada gigi dan mulut, belum lagi jika terjadi keganasan pada daerah mulut yang sangat banyak terjadi pada perokok.Tanpa melihat apakah merokok adalah budaya dan tradisi Indonesia, merokok berbahaya untuk kesehatan.   by.Bidang PPKB seksi Ketahanan Keluarga