Kegiatan Sosialisasi ASI Ekslusif, Gizi Seimbang,Pembatasan GGL Bagi Keluarga Sebagai Pelopor dan Pelapor Di Provinsi Bengkulu Tanggal 3 April 2018, dimana narasumber dari Asisen Deputi Pemenuhan Hak Anak atas kesehatan dan kesejahteraan Deputi Tumbuh Kembang Anak, KPP-PA Anak, KPPP-PA DAN Doktor Gizi dari Direktorat Gizi Masyarakat Kementerian Kesehatan RI
Jadikan Anak Sehat dan Sejahtera dengan ASI Eksklusif
asi Ekslusif adalah Tidak memberikan makan atau minum (termasuk air putih), kecuali ASI (termasuk ASI Perah) kepada bayi yang baru lahir hingga usia 6 bulan dan asi tidak tergantikan karena
– ASI mengandung semua zat gizi yang diperlukan oleh bayi untuk pertumbuhan dan perkembangan
– ASI melindungi bayi dari berbagai penyakit sehingga mengurangi pengeluaran keluarga untuk berobat
– ASI harus diberikan segera setelah lahir secara eksklusif selama 6 bulan dan diteruskan hingga 2 tahun atau lebih
– ASI meningkatkan kecerdasan dan jalinan kasih sayang antara ibu dan anak
Anjuran Pemberian ASI :
0-6 bulan : ASI eksklusif memenuhi 100% kebutuhan bayi
6-12 bulan : ASI memenuhi 60-70% kebutuhan, perlu makanan pendamping ASI
Di atas 12 bulan :ASI hanya memenuhi 30% kebutuhan, disarankan tetap memberikan ASI hingga 2 tahun atau lebih
Manfaat ASI untuk Bayi :
Makanan yang paling cocok untuk bayi (komposisi berubah sesuai kebutuhan bayi)
Mengandung antibodi dan enzim pencernaan
Tidak menyebabkan alergi
Mencegah penyakit Diabetes, jantung, obesitas
Meningkatkan kecerdasan
Bonding Kecerdasan emosional
Manfaat ASI untuk Ibu
Mencegah perdarahan setelah melahirkan
Menunda kesuburan
Segera kembali ke berat badan semula
Bonding
Praktis
Mencegah Kanker Payudara dan Ovarium
Pemenuhan Gizi Seimbang dan Pembatasan GGL (Gula Garam Lemak) untuk Tumbuh Kembang Anak
Pola Hidup Sehat dan Gizi Seimbang Adalah susunan makanan sehari-hari yang megandung zat-zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memperhatikan prinsip keanekaragaman atau variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan dan berat badan ideal
Perlu di perhatikan bahan makanan yang dikomsumsi untuk hidup sehat :
50% dari jumlah makanan setiap kali makan adalah sayur dan buah
50% lagi adalah makanan pokok dan lauk pauk
Porsi sayur lebih banyak dari porsi buah
Porsi makanan pokok lebih banyak dari porsi lauk pauk
Anjuran minum setiap kali makan
Permenkes No.63 tahun 2015 : tentang Perubahan atas Permenkes No.30 tahun 2013 tentang Pencantuman Informasi Kandungan Gula, Garam dan Lemak untuk Pangan Olahan dan Pangan Siap Saji