Data Gender dan Anak diharapkan dapat menjadi media bagi seluruhan OPD dan Instansi Vertikal untuk bersinergi terkait data-data terpilah yang berkaitan dengan isu gender. Data ini selanjutnya menjadi bahan dasar bagi OPD dan Instansi Vertikal dalam merencanakan kegiatan atau program yg responsif gender.
Data terpilah adalah data berdasarkan jenis kelamin (sex-disaggregated data) berupa data kuantitatif atau data kualitatif yang dikumpulkan dan dipresentasikan berdasarkan jenis kelamin laki-laki dan perempuan, anak laki-laki dan anak perempuan. Data terpilah menggambarkan peran, kondisi umum dari laki dan perempuan dalam setiap aspek kehidupan di masyarakat yang meliputi politik, ekonomi, sosial budaya, hankam, dan lain-lain.
Data dan informasi gender memegang peranan penting dalam proses perencanaan pembangunan berbasis gender, bahkan merupakan salah satu input yang berperan sama penting dengan input-input lainnya. Oleh karena itu data gender dan anak seharusnya dianggap pula sebagai suatu sumberdaya yang harus dikelola sama baiknya dengan sumber daya lainya.
Melihat pentingnya Data dan Informasi gender sebagai acuan dalam menyusun program kegiatan, maka sangat diperlukan ketersediaan data tersebut dengan cara menyediakan buku data terpilah yang berisikan data gender dan buku profil gender yang mampu memberikan gambaran tentang situasi dan kondisi antara perempuan dan laki-laki disegala bidang diranah public dan domestic, serta memberikan gambaran akan adanya kesenjangan yang masih saja terjadi antara perempuan dan laki-laki
Dengan tersedianya data terpilah, maka dapat menunjang penyusunan program dan kegiatan agar lebih optimal dalam mengatasi kesenjangan yang terjadi antara perempuan dan laki-laki.
Dalam menyusun Buku Data Terpilah dan Buku Profil Gender dan Anak sangat dibutuhkan data dari seluruh OPD terkait hal ini untuk mendapatkan data dasar yang nantinya akan diolah untuk mengetahui persoalan persoalan perempuan dan anak, terutama terjadinya kesenjangan diseluruh bidang pembangunan.
Jika diamati pada saat ini masih terlihatnya adanya kesenjangan sebagai contoh kedudukan di eksekutif pada tataran tertentu masih didominasi oleh kaum laki-laki sehingga ini adalah sebuah persoalan yang perlu diupayakan solusi agar terbuka akses yang sama antara perempuan dan laki-laki, salah satu upaya adalah program kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas perempuan sehingga mampu mengakses kesempatan untuk menduduki jabatan yang selama ini didominasi oleh laki-laki.
Berdasarkan hal tersebut di atas, maka sangat penting sekali disusunnya Profil Gender dan Anak untuk menggambarkan kemajuan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Provinsi Bengkulu. Dimana Bidang Data dan Pengarusutamaan Gender khususnya Seksi Penyediaan Layanan Data, Penyuluhan, Edukasi Gender dan Anak telah membuat draft Data Terpilah Gender dan Anak dimana data yang diperoleh dari OPD kemudian diolah sesuai dengan kebutuhan dalam Penyusunan Data Terpilah dan dilakukan Validasi Data sehingga data yang diterbitkan dalam Buku Data Terpilah dan Profil Gender dan Anak akan benar-benar valid sehingga bisa dimanfaatkan sebagai landasan dalam penyusunan program dan kegiatan akan tepat sasaran dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.