Penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak belum sepenuhnya dipahami masyarakat. Kepala DP3APKB Provinsi Bengkulu, Hj. Foritha Ramadhani Wati,SE., M.Si mengatakan perlu adanya pendekatan mulai dari orang tua dalam keluarga, pemerintah pusat dan daerah, masyarakat dan guru sekolah. DP3APKB memiliki program unggulan dalam upaya mengakhiri kekerasan pada perempuan dan anak yaitu “Three Ends” (Tiga Akhir).

Three Ends :

1.  kekerasan terhadap perempuan dan anak

2. Akhiri perdagangan manusia

3. Akhiri Kesenjangan Akses ekonomi bagi perempuan

Ia berharap, “Three Ends” menjadi program yang dapat merangkul semua elemen anak untuk bergerak bersama mengatasi masalah ini.

“Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukanlah tindakan terpuji dan harus segera diakhiri,” tambahnya.

Fakta lain, pelaku dalam kekerasan perempuan dan anak ternyata orang dekat korban. Kebanyakan pelaku merupakan orang-orang yang biasa tinggal satu rumah dengan mereka, atau berada satu lingkungan dengan mereka.

“Ternyata pelakunya itu, merupakan orang-orang yang tinggal satu rumah dengan mereka, atau berada satu lingkungan dengan mereka,” ujarnya.

Komentar