Pengukuhan 1.170 Orang Satgas PPA dan Kader PATBM sekaligus Launching e-PanaBerbakat

Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Bengkulu mengadakan Acara Pengukuhan Satgas PPA & Kader PATBM Desa/Kelurahan Se-Kabupaten Kepahiang serta Launching e-PanaBerbakat di Kepahiang, Senin (25/11/19),Bertempat di Halaman Kantor Bupati Kepahiang.

Acara ini dihadiri oleh Gubernur Bengkulu, Bupati Kepahiang, Wakil Bupati, Wakil Ketua 2 DPRD Kepahiang, Sekretaris daerah Kabupaten Kepahiang, Dandim 0405 Rejang lebong, Kajari Kepahiang, Kepala Dinas dan OPD serta Kepala desa dan lurah se Kabupaten Kepahiang.

Acara itu juga sekaligus Launching Aplikasi E pana Berbakat, serta Pelantikan FPPI (Forum Pemberdayan Perempuan) DPC Kabupaten Kepahiang, yang dihadiri 1.170 orang peserta Satgas PPA dan Kader PATBM dari 115 desa dan 7 kecamatan.

Kepala Dinas P3APPKB Provinsi Bengkulu Hj. Foritha Ramadhani Wati, SE.,M.Si mengatakan Satuan aTugas Penaganan Satgas PPA&Kader PATBM ini dibentuk mengingat maraknya kasus pada perempuan dan anak di Provinsi Bengkulu saat ini, sehingga perlu adanya Satgas PPA&Kader PATBM, jika ada anggota Satgas PPA&Kader PATBM mengetahui adanya kekerasan terhadap anak dan perempuan diharapkan bisa memberikan solusi atau melaporkan kepada perangkat atau juga kepada aparat.

“Dinas P3APPKB Provinsi Bengkulu membuat aplikasi e-PanaBerbakat (elektronik Perlindungan Anak Berbasis Masyarakat), aplikasi ini memudahkan masyarakat Bengkulu untuk membuat laporan pengaduan kekerasan terhadap anak, yang dapat di download melalui HP Android di Play Store,ujarnya”

sambutannya Bupati kepahiang Dr. Ir. Hidayatullah Sjahid, MM., IPU berharap dengan dilantiknya Satgas perlindungan perempuan dan anak dan Forum pemberdayaan perempuan dapat bersama-sama pemerintah menanggulangi permasalahan perempuan dan anak.

“Dapat menjadi tolak ukur kita mendegelasikan,” papar Bupati Kepahiang.

Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dalam arahannya memberikan apresiasi atas terbentuknya Satgas PPA&Kader PATBM, menurutnya Satgas PPA dan Kader PATBM tersebut akan diberikan wewenang yang besar untuk mengakses semua permasalahan kekerasan perempuan dan anak di lingkungan sekitar dan sosialisasi ini tujuannya untuk Membuat perempuan Senang dan Anak Terlindungi. kalau perempuan masih tersakiti kalau anak anak tidak punya masa depan percuma semua itu.

kalau perempuan tersiksa hilang semua aura cerianya, begitu juga dengan pendidikan anak,” ungkap Gubernur.

Kenapa perlu dibuat satgas dan kader itu, kita laki-laki harus sadar kalau perempuan sudah marah rumah seperti mati lampu. Dengan E pana akan gampang, bukan untuk mempidanakan juga bukan untuk memenjarakan.Untuk itulah diimbau, Kader harus melakukan pendekatan persuasif. Fungsi Kader bisa menduplikasi dirinya dan bisa mengedukasikan dirinya.

“Dengan adanya Pengukuhan Satgas PPA, berharap bisa menekan angka kekerasan perempuan dan anak” Ungkapnya.

Komentar