Monitoring dan evaluasi pelaksanaan program kependudukan dan keluarga berencana melalui penguatan kelembagaan adalah mewujudkan komitmen bersama dalam upaya peningkatan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga di Provinsi Bengkulu pada tanggal 2 Oktober 2019 di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Bengkulu Jl. Padang harapan No. 13 Kota Bengkulu.
Peserta kegiatan monitoring dan evaluasi pelaksanaan program kependudukan dan keluarga berencana melalui penguatan kelembagaan sebanyak 26 orang yang terdiri dari 23 peserta perempuan (88,5 %) dan 3 peserta laki-laki (11,5 %).
Tujuan khusus kegiatan ini adalah sebagai berikut :
- Memberikan edukasi program kependudukan dan keluarga berencana dan pembangunan keluarga
- Mengidentifikasi tusi/kegiatan yang dilakukan oleh lembaga masyarakat terkait dengan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga
- Melakukan koordinasi, sinergisitas dan sinkronisasi kegiatan dalam program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga sehingga terwujudnya kesepahaman tentang penyelenggaraan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga
Permasalahan yang terkait dengan kependudukan dan keluarga berencana di Provinsi Bengkulu masih banyak ditemui, diantaranya dengan tingginya angka pernikahan usia dini, UKP perempuan 10 – 14 tahun tertinggi nomor 6 se-Indonesia (6.3 %), rata-rata nasional (4.8 %), Kalsel (9 %), Jabar (7.5 %), Kalbar dan Kalteng (7 %), Banten (6.5 %) (Riskesdas 2010). Akibatnya tingkat perceraian juga tinggi, per-Agustus 2017 terdapat 3.277 kasus. Selain itu ternyata tingkat kesejahteraan di Provinsi Bengkulu perlu mendapat perhatian , dimana pada tahun 2017 berada dalam urutan ke-9 daerah termiskin dari 10 provinsi di Sumatera. Permasalahan tersebut berawal dari keluarga dengan tingkat ketahanan yang rendah. Oleh karena itu diperlukan sinergisitas dan integrasi dari seluruh perangkat daerah, mitra kerja untuk menciptakan Provinsi Bengkulu yang maju, sejahtera,bermartabat dan berdaya saing tinggi melalui pembangunan Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK).