Day: August 19, 2021

Berikut hasil pencarian Anda. Jika Anda tidak menemukan yang Anda cari, coba gunakan kata kunci lain

Tim DPPPAPPKB

DP3APPKB Prov berbagi….

Berbagi itu Indah Pada hari Kamis tanggal 19 Agustus 2021, Pemerintah Provinsi Bengkulu melalui DP3APPKB Provinsi Bengkulu melaksanakan kegiatan berbagi paket sembako kepada masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai wujud kepedulian terhadap sesama dan support kepada masyarakat agar tetap semangat serta selalu menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan setiap saat.

Tim DPPPAPPKB

PERTUMBUHAN PENDUDUK DALAM MASA PANDEMI

Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) Indonesia memiliki kecenderungan menurun dari tahun ke tahun. Kebijakan pemerintah untuk menekan LPP dengan adanya program Keluarga Berencana (KB) yang diluncurkan pada tahun 1980-an menunjukan hasil yang positif. Namun merebaknya wabah Covid-19 menimbulkan kekhawatiran akan meningkatnya jumlah kelahiran akibat terhambatnya layanan kontrasepsi selama pandemi. Dilansir dari data Badan Pusat Statistik (BPS), Laju Pertumbuhan Penduduk (LPP) Indonesia hingga akhir 2017 lalu berada di angka 1,36 persen. Banyak kendala dalam memajukan program KB di Indonesia karena seringkali terbentur dengan adat istiadat, budaya, serta agama yang membuat program itu tidak berjalan sebagaimana diharapkan. Menurut BPS (2010), untuk jumlah penduduk provinsi Bengkulu berdasarkan hasil sensus tahun 2010 tercatat 1.722.128 jiwa, hingga pada tahun 2020 jumlah penduduk mencapai 2.019.848 jiwa. Dengan demikian dalam kurun waktu tersebut meningkat sebesar 297.720 jiwa, di kota Bengkulu jumlah penduduk sebesar 393.648 jiwa terdiri dari 197.648 laki-laki dan 196.00 perempuan yang tersebar di 9 kecamatan dari 67 kelurahan. Strategi komunikasi Badan pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana khususnya Bidang Keluarga Berencana berperan penting dalam mengatasi laju pertumbuhan kependudukan, dibutuhkan kerja keras dalam mewujudkan semua itu strategi komunikasi dalam mensosialisasikan Program KB dikatakan sebagai alat untuk mencegah pertumbuhan penduduk, pada dasarnya bisa diaplikasikan untuk banyak hal, bukan hanya untuk komunikasi itu sendiri, tapi juga bisa digunakan oleh lembaga demi mendapatkan dukungan dari masyarakat. Salah satunya adalah dengan penyebarluasan gagasan untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya Program KB melalui sosialisasi. Berikut Jumlah Data Kependudukan Provinsi Bengkulu Menurut Badan Pusat Statistik (BPS) :KABUPATEN/KOTA 2010 – 2015     2016 – 2020 KOTA BENGKULU 309.944 – 351.298 359.488 – 393.648 BENGKULU TENGAH 98.687 – 107.791 109.593 – 116.432 BENGKULU SELATAN 143.417 – 152.194 153.930 – 159.683 BENGKULU UTARA 258.793 – 287.439 293.099 – 315.494 KEPAHIANG 125.315 – 132.415 133.703 – 138.184 REJANG LEBONG 247.495 – 256.094 257.498 – 261.802 LEBONG 99.590 – 109.190 111.063 – 118.399 MUKOMUKO 156.488 – 177.131 181.343 – 198.123 KAUR 108.298 – 115.805 117.269 – 122.500 SELUMA 174.101 – 185.587 187.807 – 195.583 JUMLAH PENDUDUK 1.874.944 2.019.848 Kesimpulan Berdasarkan latar belakang masalah yang sudah dijelaskan, perlu adanya sosialisasi untuk mengetahui Gambaran kepatuhan akseptor KB hormonal dalam melaksanakan Program Keluarga Berencana pada Masa Pandemi Covid-19 di Puskesmas. Kendala Dengan adanya Pademi Covid-19 tidak bisa mengadakan kegiatan sosialisasi secara langsung untuk menekankan pertumbuhan penduduk. By. Bidang KB seksi pengendalian penduduk